by

Laka Lantas di Merie I Telan Korban Jiwa, Polisi Amankan Pengemudi

Redelong| lintasgayo.com – Kecelakaan lalu lintas antara Colt Diesel pengangkut elpiji 12Kg dengan Sepeda motor jenis Beat yang terjadi di Jalan Takengon-Bireun tepatnya di kampong Merie I kecamatan Wih Pesam menelan korban jiwa.

Kecelakaan yang diperkirakan terjadi pada pukul 18.54 WIB di Jalan provinsi Merie I tepatnya di KM 92 ini menyebabkan Pengendara sepeda motor Beat atas nama Zumadi (29) yang merupakan warga Suka Rami Bawah kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Sementara pengemudi Truck Colt Diesel TI (42) yang merupakan warga Dusun Telaga Manis Gampong Menasah Gedong kota Juang Bireun diamankan oleh di Polres Bener Meriah untuk kepentingan penyelidikan.

Warga Merie I, Yusni Abeng, yang kebetulan rumahnya berdekatan di lokasi kejadian menerangkan sempat melihat korban terpental ke badan jalan dan terseret kurang lebih sepanjang 20 meter.

“Korban keluar dari gang (lorong), sementara Colt diesel pengangkut elipiji dari arah Takengon menuju Bener Meriah,” terang Yusni yang juga Relawan RAPI Bener Meriah ini.

Saat melihat kejadian tersebut pemegang Call Sign dan IKRAP JZ01 JIO dari Kementrian Komunikasi dan Informatika RI ini langsung menghubungi pihak PSC 119 Via alat komunikasi radio (HT) dan diterima oleh Suhardi,Amd.Kep, Noviandi,S.Kep, hadir ke TKP dan masyarakat membawa jenazah korban kecelakaan ke RSUD Muyang Kute Bener Meriah guna untuk dilakukan otopsi.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya.S.Ik, melalui Kasat Lantas Iptu Ayub, saat di konfirmasi media ini (21/09) mengatakan sedang menyelidiki peristiwa nahas ini.

“Untuk selanjutnya kita akan menyelidiki kronologis kejadiannya, apa penyebab dari kecelakaan tersebut sampai terjadi seperti itu yang menelan korban jiwa terhadap penumpang honda Beat tersebut,” kata Ayub.

Sementara itu jenazah Zumadi sudah dikembalikan kepada keluarganya di Suka Rami Bawah. “Rencananya almarhum akan dikebumikan besok pagi oleh keluarga,” tutup Ayub. (Putra Mandala/Ihfa)

Comments

comments