Bener Meriah

Sekda Haili Yoga Ikut Berikan Sambutan Saat Melepas 4.504 Mahasiswa KKN PPM UGM

Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si Ikut Berikan Sambutan Saat Melepas 4.504 Mahasiswa KKN PPM UGM Oleh Mendikbud  Melalui Aplikasi Google Meet

Redelong | Lintasgayo.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Haili Yoga, M.Si didampingi oleh Asisten I Drs. Mukhlis, Asisten II Abdul Muis, SE.MT, Kadis Pariwisata, Irmansyah, S.STP, Kabag Tapem Khairmansyah, S.IP, M.Sc serta Kabag Humas Dan Protokol yang diwakili oleh  Kasubag Publikasi dan Informasi bagian Humas setdakab Bener Meriah Syafrianda, SE mewakili Bupati menyaksikan secara langsung pelepasan 4.504 masiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gajah Mada (UGM) di ruang Media Centre Kabupaten Bener Meriah, Senin, 29/6/2020.

Sekretaris Daerah Drs. Haili Yoga, M.Si yang menyampaikan kata sambutan Bupati mengatakan, pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengucapkan terimakasih kepada pihak UGM atas kesediannya menerjunkan mahasiswa ke Kabupaten Bener Meriah satu-satunya Kabupaten di Provinsi Aceh yang menjadi sasaran dari UGM pada periode ke-II yaitu bulan Juni dan Agustus tahun 2020, kata Sekda mengawali sambutannya.

Lebih lanjut Sekda juga menyampaikan tentang keadaan Kabupaten Bener Meriah, dimana saat ini cuaca di Kabupaten Bener Meriah cukup dingin, tentunya dengan cuaca yang dingin di Bener Meriah tidak mengurangi minat serta antuasias dari adik-adik Mahasiswa untuk melakukan KKN-PPM, yang terpenting adalah niat dari adik-adik untuk menginplementasikan yang selama ini secara teoritis yang didapat dibangku kuliah dan hari ini kita inplementasikan ketengah-tengah masyarakat, jelas Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si.

“Harapan Kabupaten Bener Meriah atas program KKN-PPM UGM sesuai dengan tema ini, dimana Kabupaten Bener Meriah saat ini sedang menggalakan Program Ketahanan Pangan, dengan jumlah KK di Kabupaten Bener Meriah berjumlah 146.00 KK  untuk mengantisipasi kelangkaan ketahanan pangan dan program ini telah buat sejak 3 bulan yang lalu,” jelas Sekda.

Oleh karena itu kami mengharapkan kepada adik-adik kata Sekda, Program Ketahanan Pangan ini munngkin satu-satunya di Indonesia, bagaimana ini kita kemas sehingga menjadi inovasi untuk daerah-daerah yang lain, ajak Sekda.

“Program bersih dan terbebas dari sampah ini juga menjadi program perioritas dari Kabupaten Bener Meriah, yang kami harpakan adalah program ini tidak hanya sekedar output, tapi ada outcome sehingga masyarakat Bener Meriah merasakan kehadiran adik-adik dari UGM,” pintanya.

Sementara itu  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim dalam kata sambutan dalam pelepasan KKN-PPM UGM tersebut menyampaikan,  sebanyak 4.504 mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan KKN PPM UGM secara daring Rencananya para mahasiswa ini akan diterjunkan di 27 provinsi, 77 kabupaten dan 263 desa di seluruh Indonesia dari 29 Juni hingga 18 Agustus mendatang bertempat di Balai Senat UGM.

Lewat komunikasi secara virtual, Mendikbud menyampaikan apresiasi atas inovasi UGM dalam melakukan program kegiatan KKN secara daring yang sebelumnya dilakukan dengan terjun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan warga.

“Saya salut sekali dengan inovasi ini. KKN UGM itu jadi salah satu inspirasi kami untuk program Kampus Merdeka,” kata Mendikbud.

Nadiem juga mengharapkan,  bahwa periode kegaitan KKN selama kurang lebih dua bulan menurutnya belum cukup, konsep Kampus Merdeka yang ia canangkan nantinya selama dua semester mahasiswa akan belajar di luar kampus baik untuk kegiatan KKN dan magang serta pertukaran mahasiswa, harap Nadiem Makarim.

Sedangkan Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng  sebelumnya juga melaporkan,  program KKN merupakan kegiatan proses pembelajaran di kampus dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menumbuhkan empati dan kepedulian mahasiswa pada permasalahan riil masyarakat. Namun, di tengah masa pandemi Covid-19, ungkapnya.

“Kita tidak ingin mahasiswa terlambat masa studinya apalagi KKN sebagai mata kuliah wajib yang harus terus terselenggara dan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan mahasiswa serta masyarakat,”kata  Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum Kagama, Ganjar Pranowo , juga menyampaikan kata  sambutan dan pengarahannya,  agar mahasiswa mengedukasi warga masyarakat  yang selama ini mengalami kekhawatiran terhadap Covid. Apalagi, kegiatan vaksinasi di posyandu hingga suntik KB pun tidak lagi berjalan karena takut tertular. Mahasiswa bisa mengedukasi warga soal Covid, pinta Ganjar Pranowo.

Disisi lain, Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Prof. Ir. Irfan Priyambada, M.Sc., Ph.D., menjelaskan,  pelaksanaan  KKN PPM UGM kali ini dilakukan secara daring atau online. Mahasiswa KKN ditempatkan di 178 lokasi, tersebar di 28 provinsi, 77 kabupaten, dan 263 desa, sebutnya. (Ril)

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top