Aspal Diremas Anggota Dewan “Perang” di Dunia Maya

By on Saturday, 16 November 2019

LintasGayo.com | Takengon – Berita viral tentang aspal yang diremas remas, Susilawati, anggota DPRK Aceh Tengah, semakin hangat dibahas di dunia maya. Anggota dewan yang memviralkan status itu menyatakan pihak rekanan punya itikad baik dan sudah memperbaikinya. Namun ada pihak lain yang menuding anggota dewan ini mencari pencitraan atas keringat pekerja di lapangan.

“Kami lelah ibu dewan, jangan mengambil kesempatan pencitraan atas tetesan keringat kami,” tulis Adli Aramiko.  Susilawati menjawab Dialeksis.com menjelaskan, pihaknya pada Sabtu (16/11/2019) sudah kembali turun ke lapangan. Pihak rekanan punya itikad baik untuk memperbaiki kualitas jalan aspal Latasir ini, jelasnya. “Kami sudah turun ke lapangan dan sudah sepakat dengan rekanan, serta pihak terkait dalam persoalan ini.

Alhamdulillah pihak rekanan punya itikad baik dan sudah memperbaiki aspal di Kampung Kekuyang,” sebut Susilawati, menjawab Dialeksis.com, Sabtu (16/11/2019) via selular. Anggota dewan dari PKS ini kemudian kembali menggunggah video hasil lapanganya dan menjelaskan tentang pembangunan aspal Latasir di Kampung Kekuyang, serta itikad rekanan yang baik, sehingga kualitas proyek jalan itu sesuai harapan. “Kami sudah duduk dengan rekanan, PT Sinar Gemilang, beserta dengan dinas terkait. Ada kesepakatan, PT Sinar Gemilang ada etikad baik untuk memperbaiki kualitas jalan yang kami anggap kurang berkualitas,” sebut Susilawati. “Kondisi saat ini sudah diperbaiki dengan baik dan sesuai dengan harapan kita masyarakat.

Kepada pemerintah diharapkan tidak lagi menerima usulan masyarakat tentang aspal latasir, karena kualitasnya kurang memadai,” pinta anggota dewan ini. “Mudah mudahan ususlan ini tidak ada lagi. Karena bukan jamanya lagi usulan ini didanai, hasilnya kurang bagus. Kita ikuti standar lebih bagus, hotmix akan atau atbc. Agar dapat dimanfaatkan lebih lama oleh masyarakat sekitar,” jelasnya. “Video saya sebelumnya sempat viral tentang kondisi aspal latasir di Kekuyang. Saat ini saya membenarkan, sudah ada itikad baik dari rekanan yang sudah memperbaiki kualitas pekerjaan ini,” jelasnya.

Unggahan Facebooks anggota dewan ini viral. Berbagai pihak membahas tentang kondisi jalan tersebut, namun setelah turun kelapangan, Sabtu (16/11/2019), anggota dewan ini kembali menggunggah videonya yang menyatakan ruas jalan yang dananya bersumber dari APBK, sudah diperbaiki.

Susilawati Minta Maaf?

Sementara itu salah satu akun FB milik Adli Aramiko yang juga menggunggah status.

Adli menjelaskan tentang permintaan maaf dari anggota dewan yang sudah memviralkan videonya. Ini status Adli Aramiko. “ Klarifikasi permintaan maaf ibu Susilawati di Kekuyang. Buet gere ilen munge nge coco, ojom ( pekerjaan belum selesai, sudah terlalu maju). Status itu ramai ditanggapi dan berbalas pantun. Komentar pengguna FB ada yang menuding Susilawati membuka aib sendiri, karena ketidaktahuanya, soal proyek dan dikaitkan anggota dewan yang baru pertama kali ini duduk dilembaga terhormat. Aldi Aramiko dalam status yang menyebutkan anggota dewan meminta maaf, juga menyertakan gambar Susilawati yang turun ke Kekuyang mengecek kembali pengaspalan jalan Latasir, Sabtu (16/11/2019).

Pada jam yang bersamaan, Adli menaikan tiga status di FB nya. Status itu tertulis: Kami lelah ibu dewan, jangan mengambil kesempatan pencitraan atas tetesan keringat kami. # enti canang semelah # Kekuyang (Jangan dengar sebelah pihak, Kekuyang). Aldi Aramiko juga membuat status lainya, yang ditujukan kepada pengguna FB yang lain, Feriyanto. Dimana Feriyanto juga mengunggah status yang mendukung upaya Susilawati dalam persoalan aspal jalan ini.

Mulailah berbalas pantun di dunia maya. Feriyanto menanggapi status Adli Aramiko, bahkan dia men tag Susilawati anggota dewan ini. Feriyanto adalah aktifis HMI dan pada Pileg lalu merupakan caleg dari Demokrat. Sementara Adli Aramiko di FB nya ada gambar dengan jelas dia menggunakan baju partai dalam lingkaran bulat PDIP.

Feriyanto juga menggungah status setelah sekitar satu jam lebih, setelah Adli Aramiko yang menaikan statusnya tentang permintaan maaf ibu dewan, serta dua status Adli lainya, dimana salah satu status itu ditujukan kepada Feriyanto. Ini tulisan status Feriyanto. “ Salah satu fungsi anggota Dewan itu adalah pengawasan, sudah benar dilakukan anggota Dewan bu Susilawati, untuk mencegah hal2 yang tidak diinginkan, bukan ketika sudah selesai lalu bermasalah dan dipidanakan bukan itu esensinya, mencegah itu lebih baik, jika ada yng salah diperbaiki, jika sudah bagus ditingkatkan dan diapresiasi”. Status mereka itu ditanggapi oleh nitizen pro dan kontra.

Kedua belah pihak mengungkapkan apa yang mereka lakukan dan sampaikan itulah yang benar. Sampai berita ini diturunkan berbalas pantun itu masih berlangsung. (baga)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.