Reje di Syiah Utama Mulai Aktualisasikan Program BEREH

By on Saturday, 2 November 2019

Redelong| lintasgayo.com – Sejumlah Reje (Keuchik) Kampung di Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah mulai mengaktualisasikan program BEREH (Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau) yang digulirkan Pemerintah Aceh baru-baru ini.

“Kami mulai membenahi lingkungan lebih bereh,” ungkap Reje Wih Durin, Nasaruddin saat dikonfirmasi media ini, Jumat 1 Nopember 2019.

Senada juga dinyatakan Reje Tempen Baru, Saharuddin yang baru beberapa pekan ini di lantik.

“Semangat baru untuk membangun kampung lebih baik kami mulai dengan membereskan kantor kepala kampung, Menasah, lingkungan serta menanam bunga dan tumbuhan lainnya,” ungkap Saharuddin.

Amatan media ini, kampung Uning, Gerpa, Goneng dan beberapa kampung lainnya juga melakukan kerja bakti membersihkan dan menata lingkungan, membuat pagar serta menanam bunga.
Terlibat dalam kegiatan ini kaum ibu serta Karang Taruna masing-masing kampung.

Dalam program BEREH ini, sebelumnya pihak kecamatan sudah melakukan sosialisasi ke kampung-kampung. Koordinasi dengan jajaran UPTD Puskesmas Samarkilang sudah dilakukan.

“Dalam program BEREH ini selain internal, kita juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta menunjuk pendampingan. Satu orang ASN di Kantor Kecamatan mendampingi satu kampung untuk memastikan program BEREH terlaksana dengan baik,” ujar Camat setempat Khalisuddin melalui Kasi Trantib Sufrayitno.

Lebih jauh dikatakan, pihaknya menerapkan konsep murah meriah dengan motto “bersama kita bisa” dalam mengaktualisasikan BEREH.

“Sesuai arahan pimpinan, Bersih Rapi Estetis dan Hijau itu tidak mesti mahal, kita menerapkan konsep murah meriah, yang penting kebersamaan pasti bisa,” tandas Kasi Trantib ini.

Seperti diketahui, Sekda Aceh, Taqwallah yang ditunjuk Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk menjalankannya sangat getol mensukseskan program BEREH ini, turun ke pelosok Aceh tanpa lelah, siang dan malam.

Dari penelusuran, program ini mendapat respon positif dari jajaran Pemerintah serta masyarakat luas. (Samar)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.