Tolak Tambang di Lhokseumawe Foto Plt Gubernur dan Bupati Dibakar Mahasiswa

By on Monday, 16 September 2019


Lhokseumawe| lintasgayo.com – Aliansi mahasiswa Gayo yang tergabung dalam Hari Tanpa Tambang (HANTAM) membakar foto Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah di depan Islamic Center kota Lhokseumawe Senin, (16/09/19).

Para mahasiswa membakar foto tersebut sebagai bentuk protes kepada pemerintah karena hingga saat ini dianggap tidak mengeluarkan satu patah kata pun terhadap penolakan tambang di Bumi Linge Aceh Tengah.

Selain membakar Foto Plt Gubernur, mahasiswa juga turut membakar foto Bupati Aceh Tengah dan ketua Dewan Adat Gayo.

“Kawan-kawan sekalian, sebagai protes kita akan bakar Foto Gubernur Aceh, Ketua Dewan Adat Gayo dan Bupati Aceh Tengah”
Kata Sadra Munawar dalam orasinya sebelum membakar foto ketiga tokoh tersebut.

“Tidak ada satu patah katapun yang mereka ungkapkan terhadap penolakan tambang di Bumi Aceh” Lanjut Sadra

Senada Koodinator Aksi Alga Mahate Ara dalam orasinya mengatakan tuntutan aksi Aliansi mahasiswa Gayo Pase terhadap pemerintah Aceh diantaranya.

“1.Mendesak pemeritah untuk tidak memberikan rekomendasi IPPKH (izin pinjam Pakai Kawasan Hutan)

2.Mendesak pemerintah (provensi dan dan daerah Aceh Tengah) untuk tidak menerbitkan izin Amdal.

3.Batalkan izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi yang dikeluarkan melalui keputusan bupati Aceh Tengah NO.530/2296/IUP-Eksplorasi/2009.

4.Mendesak pemerintah Aceh Tengah dan Provensi Aceh untuk menyatakan sikap tegas tentang penolakan tambang

5. Mendesak gubernur untuk mengeluarkan pergub dan DPRA untuk membuat qanun tentang pelarang ekplotasi SDA diwilayah Aceh oleh pihak asing.

6. Pemerintah daerah harus lebih serius dalam pembangunan wilayah aceh, terutama sektor pertanian,budaya dan pariwisata. Yang lebih menjanjikan untuk kesejahteraan masyarakat dibandingkan pertambangan” Tutup Alga

Pantauan media ini, Massa aksi melakukan Long March dari Masjid Islamic Centre ke tugu Rencong, kemudian lanjut ke Taman Riyadah dan kembali ke Islamic Centre kota Lhokseumawe. (Samar/ Ihfa)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.