Puting Beliung Landa Timang Gajah, Tiang PLN Timpa Rumah Warga

By on Tuesday, 10 September 2019

Redelong| lintasgayo.com – Angin Puting Beliung, yang disertai hujan deras kembali merusak rumah warga di dua tempat antara Desa Lampahan Induk dan Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Selasa (10/09/19).

Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan 2 unit rumah warga setempat. Angin puting beliung juga membuat robohnya sejumlah pohon serta tiang listrik yang mengakibatkan gangguan listrik di sebagian wilayah Kampung Tunyang, Kampung Cekal Baru dan Kampung Pantan Kemuning.

Camat Timang Gajah, Budi W Nugroho, kepada media ini Mengatakan Kerusakan 2 (dua) Unit rumah warga akibat puting beliung tersebut mengenai rumah almahum Jutak Amla, yang dihuni oleh Istrinya, Sartini (65 Tahun), Alamat Dusun Berlian, Kampung Lampahan.

Dengan kondisi rumah bagian rangka baja dan atap terbawa angin sejauh 10 Meter, dan bagian tombak layar sebelah kanan roboh dan menghancurkan bangunan lain dibawahnya, barang barang sudah dipindahkan dan untuk sementara korban mengungsi di rumah saudaranya di Lampahan.

Kemudian di desa Tunyang, Rumah milik Maimunah (55 tahun) alamat desa Tunyang, Ibu rumah tangga, Kondisi Rumah, Rusak disudut sebelah kiri, dikarena tertimpa tiang listrik beton yang patah menjadi tiga bagian dan sejumlah atap mengalami kerusakan.

“Sementara bantuan tanggap darurat dari BPBD Bener Meriah berikan bantuan berupa 10 (sepuluh lembar) seng dan sembako, dan dari Dinas sosial Bener Meriah, bantuan jaminan sosial berupa Triplek, Sembako, Baju dan Selimut.” Sebut Budi.

Camat Timang Gajah dan beberapa Reje Kampung Lampahan dan Sejumlah Warga masyarakat Lampahan akan melaksanakan gotong royong membangun kembali rumah Almarhum Jutak yang dihuni Istrinya Sartini.

Dalam hal musibah angin puting beliung, pihak dari TNI, Polri, BPBD Relawan RAPI, Tagana Dinas Sosial, PSC 119 Beserta masyarakat membantu membersihkan sisa sisa dari musibah Puting Beliung tersebut, dan tidak ada korban jiwa, kerugian harta Benda mencapai puluhan juta rupiah, Sebut Budi. (Putra Mandala/Ihfa)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.