Zubaidah, Anak Petani Gayo Lulusan Terbaik Akper Kesdam Lhokseumawe

By on Tuesday, 27 August 2019

Meskipun hanya seorang anak petani, tidak pernah membuat Zubaidah (21) minder. Dia tetap semangat untuk meraih prestasi di setiap jenjang pendidikan yang dilalui, termasuk yang terakhir, dia menjadi lulusan terbaik Akademi Kesehatan (Akper) Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe.

Gadis kelahiran 4 September 1998, menceritakan, dia merupakan anak keempat dari pasangan petani, Baihaki dan Saodah.

Dia dibesarkan di Angkup, Kabupaten Aceh Tengah.

Kecerdasan dibidang akademik, membuat dia selalu meraih juara ditingkat MTSN Angkop dan juga SMA Negeri 6 Takengon.

“Setiap semester saya selalu menjadi juara satu ataupun dua,” katanya.

Dalam tenggat waktu menjalani pendidikan di MTSN ataupun SMA, dia sempat mengikuti sejumlah even, seperti pidato Bahasa Arab dan juga Olimpiade Matematika.

Meskipun kala itu dia hanya beberapa kali meraih juara tingkat harapan saja.

“Paling mengesankan di masa SMA, saya pernah menjadi anggota Paskibraka Aceh Tengah pada tahun 2014 lalu,” ujar gadis yang memiliki tinggi 158 cm tersebut.

Tiga tahun lalu, dia pun mengayunkan langkah untuk mencicipi pendidikan di Akper Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe.

Cita-cita ingin menjadi perawat didasari beberapa hal, yakni ingin mendalami ilmu kesehatan, nantinya bisa membantu orang tua bila sakit, serta ilmu kesehatan yang dia miliki nantinya pasti akan bisa diabdikan kepada masyarakat.

Didasari cita-cita itu, dia pun terus giat belajar, apalagi di lembaga pendidikan tempat Zubaidah menuntut ilmu dilengkapi fasilitas yang sangat bagus.

Segi pustaka, dosen, hingga sarana tempat mereka praktik yang lokasinya hingga sampai keluar kota.

“Disiplin dan pendidikan etika, itu adalah hal lebih yang saya dapatkan di kampus ini,” ungkapnya.

Berkat kedisplinan dan keseriusan dia belajar, maka sejak semester satu hingga semester enam, dia selaku menjadi juara satu dengan IPK rata-rata 3,9.

Bahkan saat semester lima, dia pernah meraih IPK 4,0, sehingga dinobatkan menjadi juara umum.

“Alhamdulilah saya bisa menjadi lulusan terbaik tahun ini. Semoga ilmu yang saya dapat dari kampus bisa berguna bagi masyarakat,” ujarnya sambil tersenyum bahagia. (Syaipul Bahri/ Serambi news*)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.