Membangun Kebersamaan di Polsek Bebesen

By on Friday, 19 July 2019

polsek Bebesen

Takengen | lintasgayo.com–  “Jangan semua ikut. Kalau semuanya pergi, siapa yang urus kantor. Coba bagi, kantor juga harus ada yang urus,” sebut Iptu Akhir Harsa.

Namun semuanya anggota polisi di Polsek Bebesen ini kepingin ikut. Apalagi kegiatan “makan makan” sambil refresing dalam agenda touring ini, banyak penggemarnya.

Anggota Polsek Bebesen, Polres Aceh Tengah ini, ramai berkumpul di kantor Lelabu. Mereka mendaftar ikut refresing yang akan direncanakan ke kawasan pedalaman, Karang Ampar.

“Coba tunjuk tangan siapa yang harus mengurus kantor? Setiap Unit harus ada yang tinggal. Nanti kalau ada agenda yang sama kita gilir,” sebut Akhir.

Dialeksis yang menyaksikan pemandangan di Polsek Bebesen ini,  Kamis (19/7/2019) siang, semula tidak menduga yang memberi komando itu adalah Kapolsek. Dia duduk membaur bersama anggota, mereka terlihat akrab seperti teman.

Namun ketika melihat pangkat di bahunya, baru bisa dipastikan dia sebagai pengendali komando di Polsek ini. Dia tidak mau menunjuk siapa yang ikut siapa yang tinggal, dia meminta anggotanya untuk memutuskanya.

Hubungan kekeluargaan yang dibangun Iptu Akhir Harsa di Polsek Bebesen, membuat suasana di Mapolsek  terasa hidup. Sering  dia mengajak anggotanya ngopi bareng, kumpul bersama sama.

Ketika dia tidak mengenakan uniform kepolisian, saat di berbaur dengan anggotanya, bila orang belum mengenalnya, sulit membedakanya yang mana komandan.

“Memang tipe orangnya seperti itu. Komandan kami membangun kebersamaan, apapun persoalan diselesaikan bersama,” sebut Joko, anggota Polsek Bebesen, yang memperhatikan Dialeksis mendokumentasikan kegiatan itu.

Ketika ada anggota hajatan, baik turun mandi, sunat rasul, perta perkawinn, apalagi ada yang musibah, semuanya satu komando. Saling berbagi, saling merasakan.

“Di sini biasa ramai bang. Kumpul, ada kalanya ngopi bareng. Tu abang lihat sendiri aja, bagaimana komandan membangun kebersamaan,” sebut Ihsan, anggota Polsek lainya.

Ketika di meja ruangan tengah, tempat mereka biasanya rapat, ada nasi bungkus yang sudah terbuka, kebetulan yang mau makan sedang cuci tangan, Akhir Harsa, langsung duduk di sana.

“Ini nasi saya kan?” tanya Akhir. Anggota yang akan makan ini tersenyum,” komandan belum makan, biar saya beli lain untuk saya,” sebut anggotanya.  “ooooo nasi kamu, ya makan aja, jangan lambat makan nanti masuk angin”.

Akhir Harsa mengakui sudah makan. Dia  memang sering berkelekar. Bahkan setiap ruangan unit di kantornya hampir saban hari dimasukinya. Dia hadir memberi semangat anggotanya untuk beraktifitas.

Iptu Akhir Harsa, sudah merasakan bagaimana menjadi anggota. Dia mulai karirnya dari bawah sebagai brigadir dalam kepolisian. Apa yang dirasakan anggotanya sudah terlebih dahulu dilaluinya. (baga)

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.