Akun FB Sekda Aceh Tengah Dipalsukan untuk Penipuan

By on Tuesday, 25 June 2019

akun palsu mencatut nama Karimansyah Idris

Takengon | lintasgayo.com – Face books milik Karimansyah Idris, Sekda Aceh Tengah dicatut. Pelaku mempergunakan nama yang sama, foto yang sama untuk mendapatkan korban penipuan.

Sasaranya, teman teman Sekda Aceh Tengah di laman dunia maya.Pelaku menginboks calon korbanya. Diawali dengan komunikasi menanyakan apa kabar, kemudian dilanjutkan dengan meminta bantuan untuk mengirimkan uang.

Teman teman Karimansyah yang mengenal sosok Sekda ini terkejut, apalagi tata bahasa yang digunakan pelaku dalam inboksnya, tidak lazimnya tata bahasa yang dipergunakan Karimansyah. Ketika diajak berdialog dengan bahasa daerah dia tidak merespon.

“Benar akun FB saya dipalsukan orang. Dia membuat nama yang sama Karimansyah Idris, bahkan mengupload foto saya yang sudah saya naikanya di FB,” sebut Karimansyah, menjawab Dialeksis.com, Selasa (25/6/2016) via selular.

Karena namanya sama dan foto yang sama, ahirnya Sekda ini memperbaharui FB nya dengan nama Kariman Syah (bukan lagi Karimansyah Idris). Dia meminta pada pengguna media sosial untuk tidak meresponya, karena motifnya penipuan.

akun FB asli milik Karimansyah Idris, Sekda Aceh Tengah

Pemalsuan akun dan upaca hacker ini dalam dunia maya, bukan hanya terjadi untuk Karimansyah. Sebelumnya anggota DPRK Aceh Tengah Samsudin Sam, juga FB nya diretas dan dijadikan alat oleh pelaku untuk meraih keuntungan.

Demikian dengan akun FB AKBP, Ali Hasan, putra Gayo yang bertugas di  Minsel, Sulut, paling sering akunya dipalsukan dengan nama yang hampir sama, bahkan ada yang sama, sementara semua foto milik Ali Hasan ditempel di dinding akun pelaku.

akun palsu membawa nama dan foto Ali Hasan

Kepada pengguna FB untuk hati hati dan senantias meneliti keberanaran, bila ada pengguna FB yang menginboks, untuk meminta bantuan. (baga/dialeksis)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.