Destinasi Wisata Aceh Tengah Tidak Masuk  API 2019 Menuai Kritikan

By on Monday, 24 June 2019

Takengen | lintasgayo.com –  Destinasi wisata Aceh Tengah pada tahun 2019 tidak masuk  dalam Anugerah Pesona Wisata Indonesia (API), mendapat kritikan dari ketua GMNI.

Dari tujuh destinasi wisata di Aceh, tidak ada nama Aceh Tengah. Menurut Mulyadi ketua GMNI Aceh Tengah, tidak masuknya Aceh Tengah dalam destinasi API 2019, menandakan Kadis Pariwisata tidak mampu.

“Kadis Pariwisata harus lebih banyak belajar lagi tentang promosi wisata. Kalau tidak bisa keluar daerah ya belajar pada reje Bale atau reje Kuyun. Karena secara kasat mata kita lihat mereka telah berbuat,” sebut Mulyadi dalam relisnya, yang diterima media, Senin (24/6/2019).

Bahkan Mulyadi dengan nada emosional dalam relisnya meminta Bupati Aceh Tengah untuk mengganti Kadis Pariwisata, apalagi tidak mempunyai kerja dan program yang nyatanya untuk Aceh Tengah.

Jumadil Enka, Kadis Pariwisata Pemuda Dan Olah Raga, Kabupaten Aceh Tengah, menjawab Dialeksis.com secara terpisah, enggan berkomentar lebih jauh. “Kita sudah pernah meriah juara,” sebutnya.

“Aceh Tengah pada tahun 2018 sudah meraih juara tiga dalam Anugrah Pesona Indonesia , yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk kategori dataran tinggi terpopuler,” jelas Jumadil

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan Kadis Pariwsiata, Jumadil Enka, saat menerima anugerah API 2018.

 

Tahun ini, berkemungkinan daerah lainya di Aceh yang mendapat kesempatan. “Kita sudah meraih katagori dataran tinggi terpoluer pada tahun 2018. Pak Bupati langsung yang saya temani  menerima anugerah itu,” jelasnya.

Aceh Tengah pada Anugerah Pesona Wisata Indonesia (API) tahun 2018, merupakan dataran tinggi yang bersaing dengan nominator lainya.

Gayo Lut berebut angka dengan nominator;  Ahua Wali-Kabupaten Konawe. Bukit Jamur-Bengkayang, Embung Sriten-Gunung Kidul, Gunung Dempo-Pagar Alam dan Gunung Mutis-Timor Tengah Selatan.

Juga ada nama Gunung Rian-Tana Tidung, Lawang Park-Agam serta Sipinsur dari Kabupaten Humbang Hasundutan. Ahirnya pesona alam Danau Toba meriah juara pertama dan Aceh Tengah meriah juara tiga.

Tujuh destinasi wisata yang mewakili Aceh pada tahun ini : Sate Apalah Geurugok, Kabupaten Bireuen masuk nominasi makanan tradisional. Manggrove Forest Park, Kota Langsa masuk nominasi Ekowisata.

Kerawang Gayo, Kabupaten Gayo Lues masuk nomonasi Cindera Mata, Rabbani Wahed, Kabupaten Bireuen masuk nominasi Atraksi Budaya. Kilometer Nol, Kota Sabang masuk nominasi destinasi Unik. Tensaran Bidin, Kabupaten Bener Meriah  nominasi surga tersembunyi, dan Sabang Marine masuk nominasi Festival Pariwisata. (Dialeksis.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.