Faul Juara LIDA, Melepas Rindu di Negeri Leluhur

By on Monday, 17 June 2019

Redelong Lintasgayo.com – Faul, juara LIDA Indosiar 2019, menghabiskan waktu liburnya kembali ke daerah. Namun walau berlibur kembali ke kampung halaman, Fauzul Abadi, nama lengkapnya dipadatkan dengan sejumlah kegiatan.

Faul bukan hanya berkumpul bersama sanak keluarga di Bumi Gayo, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Dia mengikuti kebiasan masyarakat Gayo, ikut menggiling kopi, turut menjemurnya, mengonseng kopi secara tradisionil.

Proses keseharian rakyat Gayo dengan tanaman kopi itu dilakukan Faul di tempat Aman Sri, karena memang sudah niatnya, ditambah lagi Faul mengikuti semua proses paska panen kopi, juara LIDA ini turut memberi bantuan kepada Aman Sri.

Bukan hanya sampai disitu, Faul juga turut mengiris tembakau. Dimana tembakau Gayo dikenal kualitasnya. Dia juga turut menunggang kuda di tanah kelahiranya, serta mengunjungi sejumlah obyek wisata.

Faul juga mengunjungi air terjun Tensaran Bidin, wisata alami Burni Telong. Saat mengunjungi obyek wisata, Faul langsung ditemani Kabag Umum Pemda Bener Meriah, Taslim S,Ag, sebelum kabag Umum ini dimutasi sebagai Sekertaris Dinas Pariwisata.

Bukan hanya sampai di sana, Faul benar benar memanfaatkan waktu liburnya yang padat dengan kegiatan. Dia memenuhi undangan Kadis Pariwisata Aceh yang khusus mengajak Faul untuk mencicipi kuliner Aceh. Selain itu, juara LIDA ini memenuhi undangan Waka Polda Aceh, untuk membawa hadiah sepeda motor bead dari Waka Polda.

Sebagai warga negara yang baik, Faul tidak mau berbenturan dengan hukum, khususnya dalam berlalulintas di jalan raya. Dia mengungjungi Lantas Aceh Tengah untuk mengikuti ujian mendapatkan SIM A dan C.

Usai mendapatkan SIM, Faul bertandang ke rumah Dinas Kapolres Aceh Tengah, AKBP. Hairajadi. Bukan hanya sampai  disitu, malam harinya Kapolres mengajak Faul untuk makan bersama di salah satu caffe di pinggiran Danau Lut Tawar.

Hampir semua moment dimanfaatkan Faul ketika dia kembali ke negeri leluhurnya, bahkan  dia menghadiri pesta perkawinan sahabatnya di Kelaping. Semua waktunya dia manfaatkan benar-benar, walau melelahkan.

Asal ada kesempatan dan fisiknya masih memungkin, semuanya dilakukan Faul, menjelang dia harus kembali “terbang” ke Jakarta, guna menuju Brunai untuk kembali berkompetisi dalam dunia tarik suara.

Sekilas Faul meniti karir.  Sebelum masuk ajang audisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2019, Faul sudah mempunyai pengalaman di dunia musik. Mulai dari sering mencover lagu di Youtube, tampil di pentas atas berbagai undangan, dan menjuarai berbagai lomba menyanyi.

Faul pernah mendapatkan juara 1 festival lagu Aceh. Selain menyanyi dia juga berprestasi menjadi wakil I duta wisata Bujang Gayo 2018 Bener Meriah. Pendidikan Faul, tercatat sebagai mahasiswa Magister S2 di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jurusan Hospital Manajemen.

Melalui Bandara Rembele, Bener Meriah, Jumat (14/6/2019) Faul kembali menikmati indahnya alam leluhurnya, sebelum dia diselemuti awan menuju Jakarta. Belum tentu dia dapat memastikan kapan waktunya, bisa hadir kembali di tanah leluhurnya.

Kini dia sedang berusaha mengukir sejumlah prestasi. Baro untukmu Faul, walau kau terbang nun jauh ke sana, ingat tanah leluhurmu masih menantikanmu. (Mandala Putra/ Ihfa)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.