Aksi Pencurian Di Gayo Kembali Marak

By on Friday, 8 February 2019

Takengen |Lintasgayo.com  –  Aksi pencurian  di Gayo, sejak sebulan terahir mulai marak.  Barang barang yang digondol maling merupakan barang yang mudah dijual seperti leptop, HP, atau barang berharga lainya.

Maling seperti mengetahui lokasi benda berharga yang disimpan. Dia lihai masuk ke dalam rumah. Anehnya di dalam rumah itu ada sepeda motor, bahkan kunci berada di stang kenderaan, namun tidak diutak atik sang maling.

“Saya terkejut ketika masuk ke rumah saat mengecek leptop. Dua leptop milik kami hilang, demikian dengan uang yang ada dalam dompet,” sebut Akhiruddin, penduduk Lampahan, kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Jumat (8/2/2019)  malam.

Sebelumnya kejadian yang sama juga berlangsung di kampung ini, namun bukan hanya leptop yang digondol maling, tabung gas juga ikut disikat. “Pencuri bagaikan mengetahui kapan saat mereka beraksi,” sebutnya.

Aksi pencurian itu bukan hanya di Bener Meriah, pencurian dengan barang incaran yang sama juga berlangsung di Aceh Tengah. “Rata rata yang dicuri barang berharga yang mudah dibawa dan mudah dijual, seperti HP dan leptop,” sebut Kapolres Aceh Tengah AKBP. Hairajadi, melalui Kasat Reskrim Iptu. Agus Riwanto, menjawab Wartawan.

“Aksi pencurian meningkat. Kita belum bisa pastikan apakah orang dekat diseputaran kampung, atau pihak luar. Kami sedang mendalaminya dan berusaha mengungkap pelaku kejahatan ini,” sebut Kasat Reskrim.

Agus membenarkan dari beberapa kasus pencurian itu, para pencuri tidak membawa sepeda motor yang juga posisinya berada di rumah. Walau ada kunci sepeda motor, namun tidak dibawa, katanya.

Namun aksi pencurian sepeda motor juga intensitas naik. “Nampaknya pelakunya berbeda antara pencuri barang berharga dan pencuri sepeda motor. Untuk itu kami minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, kami akan berupaya mengungkapnya,” sebut Agus.

Sebelumnya pada Kamis (7/2/2019) pihak Reskrim Polres Aceh Tengah telah menangkap seorang tersangka pencurian di dalam rumah. Tersangka NG, 17, eks pelajar, merupakan penduduk Asir Asir kecamatan Lut Tawar.

Tersangka melakukan aksinya di Lorong Musara Alun Belang Kolak II, Kecamatan Bebesen.  Tersangka masuk melalui atap rumah bagian belakang danmengambil 1 unit hp xiomi type note 5a,warna hitam putih dan 1 unit hp redmi xiomi type not 3 warna silper, serta note book warna hitam.

Kemudian keluar melalui pintu depan rumah dan pada saat itu pemilik sedang tidur.  Korban (pelapor) membuat pengaduan ke Polsek Bebesen, pada 27 Januari lalu. Minggu pertama Februari, tersangka berhasil ditangkap di kawasan Asir Asir. (Dialeksis.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.