Masyarakat Pintu Rime Gayo Gelar Zikir Beserta TNI dan Polri

By on Wednesday, 10 October 2018

Redelong| lintasgayo.com – Segenap Forkopimcam pintu Rime gayo melakukan Dzikir dan doa Bersama di Pondok Pesantren Nurul Islam Blang Rakal pada hari ini Rabu 10/10/2018

Menurut informasi yang diterima dari Danramil 09/PRG pintu Rime gayo, Kapten Czi Aep Mukhran, kepada media online lintasgayo, Bahwa Acara ini dalam rangka mendoakan saudara kita yang tertimpa musibah diseluruh Indonesia serta mendoakan keutuhan dan kerukunan serta persatuan Negara Republik Indonesia dari sabang sampai merauke yang khusus untuk kabupaten Bener meriah ini

Selanjutnya kegiatan Doa dan Dzikir ini merupakan wujud kepedulian masyarakat pintu Rime gayo kepada saudara-saudara kita yang ada di Palu Sigi dan Donggala, disamping Donasi penggalangan dana yang sudah diberikan oleh Donatur,Intansi serta masyarakat kabupaten Bener meriah bisa dinikmati oleh para keluarga korban Gempa dan tsunami sulawesi tengah

Dalam Acara Doa dan Dzikir Dihadiri Camat Pintu Rime Gayo Samusi purnawira Dadi S.Ip, Polsek Pintu Rime Gayo Aiptu Edy Syahputa. SP, Ustadz Luthfi Pimpinan Ponpes Darul Mukhlasin, Para Reje kampng dan Imam Kampung dalam Wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo Pimpinan Ponpes Nurul Islam, TNI/Polri serta para santri dan santriwati

Doa dan Dzikir serta Tausiah yang dilaksanakan oleh Forkopimcam kecamatan pintu Rime gayo dihadiri kurang lebih 400 orang, semoga derita saudara saudara kita yang tertimpa musibah baik di Palu,Sigi dan Donggala bisa teratasi

Kemudian Danramil pintu rime gayo mengajak, kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada dikecamatan pintu Rime gayo dan masyarakat yang ada di kabupaten Bener meriah pada khususnya Mari kita tingkatkan keimanan,ketakwaan kepada tuhan yang maha kuasa, kekompakan kita Bersama melalui kegiatan seperti ini Doa dan Dzikir

“Hindari saling fitnah, jangan mudah terpancing kepada isu yang dapat merugikan masyarakat, baik keluarga dan diri pribadi kita masing masing, yang lebih ditekankan kali jangan karena kepentingan seseorang, mengorbankan orang banyak, memberikan informasi yang tidak jelas yang sifatnya adu domba” jelas Aep mukhran. (Putra Mandala/Ihfa)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.