Radio Rimba Raya Butuh Legitimasi Pemerintah Pusat

By on Saturday, 7 July 2018

Redelong| LINTASGAYO. COM – Walaupun tidak maksimal acara mengenang peran dan fungsi Radio Rimba Raya dalam mempertahankan kemerdekaan RI saat agresi militer Belanda ke II (1948-1949) berjalan dengan lancar.

Hal ini disampaikan oleh Irmansyah kepala dinas Komunikasi dan Informasi Bener Meriah saat berkunjung ke ruangannya di Komplek Serule Kayu Kute Kering Kabupaten Bener Meriah 06/07/18.

Menurut Irmansyah Radio perjuangan Rimba Raya mempunyai peran penting dalam kemerdekaan butuh legitimasi dari pemerintah pusat.

“Keinginan dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bagaimana caranya Radio Rimba Raya ini tidak hilang begitu saja, diakui atau tidak Radio ini adalah sejarah perjuangan masa lalu”

Menurutnya Hal Ini juga telah disampaikan pak wakil Bupati Tgk. H. Syarqawi di depan direktur RRI yang hadir mewakili Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

“Saya berharap radio Rimba Raya tidak hanya tinggal kenangan” sebutnya.

Menurut informasi bapak presiden Republik indonesia mau berkunjung ke kabupaten Bener meriah ini, saat kunjungannya nanti agar meluangkan waktu barang 5 menit melihat tugu tersebut

Sejarah tugu rimba raya adalah bukti kepedulian para pejuang untuk Negara Republik indonesia ini, disaat Agresi militer belanda ke II tahun 1948 – 1949, “Sebagai anak bangsa kami tetap menjunjung tinggi bahwa tugu Rimba Raya sebuah bentuk perjuangan para leluhur dan nenek moyang kami terdahulu melawan para penjajah” sebut Irmansyah kepada lintasgayo.com (Putra Mandala/Ihfa)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.