Penemuan Ceruk mendale, Tagore: Gayo adalah suku yang berbudaya

By on Saturday, 12 May 2018

Takengen | Lintas Gayo – Bertepatan dengan hari Sabtu, 12/05/2018, di Gedung Umi komplek pendopo Aceh Tengah,  Rumah aspirasi Tagore mengadakan diskusi penemuan ilmiah, temuan Arkeologi Ceruk mendale.

Acara diskusi dengan tema, “mengungkap identitas Gayo, dan persepsi masyarakat Gayo terhadap temuan arkeologi di Aceh Tengah“.

Dalam kesempatan pembuka, bupati Aceh Tengah Shabella Abubakar mengatakan, “pemkab Aceh tengah sangat mendukung upaya-upaya penggalian dan penelitian lebih lanjut, sehingga identitas Gayo menjadi lebih terang benderang”. ucapnya.

Bupati Aceh Tengah, Shabella Abubakar

Diskusi dengan keynote speaker Tagore Abubakar selaku Anggota DPR-RI juga Dr. Ketut Wiradnyana, selaku kepala BALAR Medan.

“Identitas adalah sebuah kebanggaan suatu bangsa, tatkala tidak tau identitas kita, menjadi tak berguna sebagai sebuah bangsa”, Ucap Tagore Abubakar.

Tagore Abubakar, Anggota DPR-RI, Sekaligus Ketua Majelis Adat Gayo.

Gayo dengan kebesaran sejarahnya, telah selayaknya mencari identitas nya dengan lebih terang benderang. Gayo adalah ‘Awal Linge Asal Serule’. Dalam wilayah Aceh secara umum, Gayo adalah penduduk Asli bahkan yang pertama. “Gayo menjadi penduduk Asli Aceh, melalui kerajaan Linge, Gayo pernah menguasai Selat Malaka, Gayo adalah pemilik asli Aceh. Sebagai penduduk awal di wilayah Aceh”. Jelas Tagore.

Dalam paparan selanjutnya, Dr. Ketut Wiradnyana menegaskan bahwa, “Penggalian dan penemuan kita terkait temuan Arkeologi di Ceruk mendale, Kecamatan kebayakan, kabupaten Aceh tengah, adalah ilmiah dan bukan karangan saya”, ujarnya. (LG 008/YHr)

 

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.