Trik Petugas SPBU Di Jalan Lintang “Menyembunyikan “ Binsin

By on Friday, 16 March 2018

Takengen | Lintasgayo.com-  SPBU di Jalan Lintang Takengen , mengecewakan pelanggan. Untuk mendapatkan premium (binsin) pelanggan di SPBU  Pr AJ ini sangat sulit. Bahkan kepada pelanggan , petugas SPBU menyebutkan binsin habis.

Namun, Very, salah seorang pelanggan, mencurigai ada yang tidak beres di SPBU ini. Untuk membuktikan binsin di sana ada, namun sengaja tidak dijual kepada pelanggan, Very sangaja menyediakan waktunya dua jam lebih, untuk membuktikan rasa penasaranya.

Kepada media ini,  Jumat (15/3/2018) malam, Very menyebutkan, sekitar pukul 20.00 WIB, dia berencana akan mengisi binsin di sana. Namun menurut petugas binsin tidak ada. Very menunggu sampai jam 21.00 WIB. Di sana sudah terlihat kenderaan roda dua dan empat yang antri.

Kemudian dia menelpon wartawan lintasgayo.com untuk membuktikan rasa curiganya. Petugas pengisi bahan bakar kekenderaan ini menjelaskan, untuk binsin baru dibuka sekitar pukul 22.30 WIB. Dengan sabar Very menunggu yang ditemani wartawan media ini.

Setelah lewat jam yang ditentukan, Very kembali menanyakan kepada petugas, mengapa binsin belum ada? Petugas di sana menyebutkan menunggu perintah atasan untuk membuka SPBU jenis binsin. Salah seorang petugas menyebutkan, binsin belum ada menunggu mobil pertamina yang akan masuk.

Namun para pelanggan yang sudah cukup lama menunggu disana, ahirnya bagaikan hilang kesabaranya dan berkerumun di depan kantor SPBU. Pada keadaaan yang kurang bersahabat itulah, ahirnya karyawan SPBU membuka pengisian minyak untuk jenis binsin.

“Mengapa mau ribut dulu, baru pihak SPBU menjual binsin. Jangan jangan ini disengaja, agar dapat dijual kepada pihak lain dengan skala besar,” sebut salah seorang pelanggan yang sudah kesal lama menunggu di sana. Di SPBU ini juga terlihat jeregen besar yang siap diisi dengan minyak. (LG 022)

 

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.