RSU “Sarang Hantu” Akan Rampung 2019?

By on Monday, 6 November 2017

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menjanjikan akan menyelesaikan pembangunan RSU rujukan  wilayah tengah Aceh. Irwandi menyatakan pada tahun 2019 RSU ini sudah rampung. Mungkinkahkah?

RSU rujukan ini pernah menjadi “sarang hantu”. Pembangunan tersendat sendat. RSU yang pembangunanya dimulai sejak tahun 2009 sampai ahir 2017 tak kunjung tuntas. Kawasan RSU di Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah ini, merupakan RSU tahan gempa.

Waspada yang mengikuti perkembangan RSU rujukan ini, memiliki catatan; Anggaran pembangunanya bersumber dari dana Otsus Aceh, namun tidak setiap tahunya dana untuk pembangunan RSU ini dikucurkan. Tahun lalu, Zaini Abdullah, ketika menjabat Gubernur Aceh, menyebutkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan LSM KWF Jerman untuk melanjutkan pembangunan RSU tersebut.

Giliran Irwandi Yusuf saat berkunjung ke sana ahir Oktober lalu, menyatakan pembangunan RSU rujukan ini akan rampung pada tahun 2019. Pembangunanya baru sekitar 60 persen. Bila Irwandi Yusuf serius dengan janjinya, RSU rujukan ini akan rampung. Dana yang dibutuhkan untuk memfungsikan fasilitas kesehatan ini masih cukup besar.

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan RSU sesuai dengan neraca tahun 2009 mencapai Rp 120 milyar. Namun dana pembangunan yang dikucurkan pemerintah Aceh belum signifikan sejak tahun 2010. Bahkan pada tahun 2015 pembangunanya terhenti, karena tidak ada anggaran.

“Maaf saya tidak hadir saat Pak Gubernur berkunjung ke sana, karena saya sedang tugas ke luar daerah,” sebut dr. Hardy Yanis, kepala BLUD RSU Datu Beru Takengen, ketika diminta Waspada tanggapanya.” Kalau ditanya dana untuk merampungkan RSU rujukan ini, masih besar.”

“Ada tim ahli dari konsultan yang memperhitungkan dana untuk RSU ini. Namun kalau dihitung hitung untuk fisiknya saja, masih membutuhkan dana lebih dari Rp 100 milyar. Belum lagi perlengkapan RSU yang dananya bisa mencapai Rp 300 milyar. Namun angka pastinya saya tidak tahu dan itu  akan berubah sesuai dengan keadaan neraca kita,” sebut Hardy Yanis.

RSU ini, menjadi rujukan untuk kabupaten, Aceh Tengah, Bener Meriah Gayo Lues dan Nagan Raya. Bila pembangunanya mengandalkan cicilan Pemda Aceh dengan Otsus Aceh (seperti yang sudah dilakukan selama ini), sulit dipastikan kapan RSU ini bisa difungsikan. Namun angin segar sudah ditiup Irwandi Yusuf.

Keseriusan Gubernur Aceh dalam mewujudkan janjinya untuk wilayah tengah Aceh ini, dinantikan masyarakat. Negeri di atas awan dengan taburan bunga kopi ini pada tahun 2019 sudah memiliki RSU rujukan untuk beberapa kabupaten di tengah Aceh ini. (Bahtiar Gayo/Waspada Senin 5/11/2017)

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *