Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Sapi Diselidiki Jaksa

By on Friday, 4 August 2017

Takengen| Lintas Gayo- Pengadaan bibit sapi senilai Rp 2 milyar lebih menjadi persoalan. Pihak kejaksaan Negeri Takengen, mulai melakukan penyelidikan tentang dugaan korupsi dipaket dana Otsus 2016 ini.

Dana yang dikelola Dinas  Pertanian dan Peternakan Aceh Tengah ini, akan dipelajari pihak kejaksaan, bukan hanya mengumpulkan sejumlah dokumen, namun pekan depan akan meminta keterangan kelompok pengadaan sapi dalam paket proyek Otsus tersebut.

“Benar kita akan menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan bibit sapi yang bersumber dari dana Otsus senilai Rp 2 milyar anggaran tahun 2016 yang dikelola Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Tengah,” kata Afriadi Asmin, SH, Kasi Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Negeri Takengen, menjawab Pers, Kamis (3/8/2017)

Pihak kejaksaan menyatakan komitmenya dan bekerja sesuai tupoksi untuk menyelesaikan kasus kasus di Kejaksaan Negeri Takengen.” Kami akan bekerja maksimal, ada beberapa kasus yang kami tangani, bukan pengadaan bibit sapi. Kami akan bekerja professional,” sebut Afriadi.

Kasus pengadaan bibit sapi itu dilaporkan oleh LSM Pemantau Keuangan Negara (PKN). Pihak PKN yang sudah mengumpulkan sejumlah bukti, menduga ada indikasi korupsi dalam pengadaan bibit sapi itu.

“ Setelah mempelajari laporan masyarakat tentang adanya dugaan korupsi di pengadaan bibit sapi ini, kami dari pihak PKN mendalaminya, mengumpulkan bukti dan menganalisa, kemudian memberkasnya dan melaporkan ke pihak kejaksaan,” sebut Yasir Arafat ketua PKN Aceh Tengah.

Selain melaporkan dugaan korupsi pengadaan bibit sapi, pihaknya juga sudah melaporkan dugaan korupsi dalam pertanggungjawaban SPPD di DPRK Aceh Tengah yang juga diduga adanya indikasi korupsi (Baca berita PKN Lapor Kejaksa Dugaan Korupsi DPRK).

Demikian halnya dengan dugaan korupsi di perjalanan dinas DPRK Bener Meriah, juga telah dilaporkan pihak PKN ke Kejaksaan Negeri Redelong. Selain itu, pihak PKN juga sedang mendalami dugaan korupsi lainya. (LG 03)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *