Biarkan Aku Disebut Ceh (8)

By on Tuesday, 15 November 2016
Didong adalah sebuah kesenian rakyat Gayo yang memadukan unsur tari, vokal, dan sastra. Didong dimulai sejak zaman Reje Linge XIII. Kesenian ini diperkenalkan pertama kali oleh Abdul Kadir To`et. Kesenian didong lebih digemari oleh masyarakat Takengon dan Bener Meriah.

Didong adalah sebuah kesenian rakyat Gayo yang memadukan unsur tari, vokal, dan sastra. Didong dimulai sejak zaman Reje Linge XIII. Kesenian ini diperkenalkan pertama kali oleh Abdul Kadir To`et. Kesenian didong lebih digemari oleh masyarakat Takengon dan Bener Meriah.

    Empat hari lamanya aku disini terhitung dengan hari keberangkatanku, tak ada juga kabar sama sekali dari ibu. sudah aku coba menelepon tak kunjung juga ada balasan darinya, padahal aku ingin memberi tahu aku sudah lulus ke tahap final malam ini.

            Hatiku semakin gundah, tiga jam waktu pertandingan final akan diadakan, tinggal selangkah lagi aku bisa mendapatkan gelar Ceh yang aku damba-dambakan sendari kecil sejak ayah memperkenalkan seni bertutur yang sangat tinggi mutu bahasanya.

            Kemana ibu? Apakah ia tak mau mendengarkan ceritaku ini? Tega nian dia. Aku mencoba menghubungi paman, tak kunjung pula di angkat.

            “…..Ibumu sudah tiada, dia meninggal dua hari yang lalu, dia berpesan agar tak memberi tau mu akan kejadian ini sebelum ia wafat, pulang lah nak, lupakan dulu sebentar cita-citamu….” Satu jam berselang pertandinganku, masuklah pesan dari paman, rutuh sudah semuannya.

            Runtuh sudah semuanya, semangatku, harapanku yang tertuang semua padanya kini juga telah di panggil oleh Allah, mungkin Tuhan ingin ibu menemani ayah di surga sana.

            Pulanglah aku dengan rasa kegagalan yang berlebih, namun aku masih bisa berbangga, suatu saat nanti aku akan mendapatkan gelar Ceh didong itu, meskipun tidak hari ini, masih ada hari esok.* (Habis)

Riduwan Philly

Biodata Penulis :

Nama : Riduwan Philly

Pekerjaan : Mahasiswa

Asal : Kutacane

Nb* : Cerpen ini pernah diikutsertakan dan meraih juara III pada Seleksimi 2016 Tingkat Universitas Syiah Kuala.

[1] Bentor : Becak Motor alat transportasi di Medan

[2] Didong (Gayo) kesenian bertutur di Gayo

[3] Bual : Pembohong

[4] Empat Kabupaten Serumpun : Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Bener Meriah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *