Setelah Pulau Jawa, Baru Aceh Tengah Miliki Katerisasi Jantung

By on Monday, 15 August 2016
Takengon- Lintas Gayo– Sejarah layanan kesehatan, khususnya penyakit jantung ditorehkan Kabupaten Aceh Tengah menyusul diluncurkannya Layanan Laboratorium Kateterisasi Jantung di Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon, Senin 16 Agustus 2016. Peluncuran dilakukan oleh Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin
Layanan kateterisasi jantung ditingkat Kabupaten dan Kota tersebut dinilai oleh Konsultan Penyakit Jantung Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, DR. dr. Muhammad Yamin sebagai yang pertama diluar jawa
“Patut dibanggakan untuk diluar jawa yang punya pelayanan jantung sampai tindakan kateterisasi, Aceh Tengah atau Takengon yang pertama,” ungkap Yamin yang sengaja hadir untuk menyaksikan peluncuran unit Lab Kateterisasi di Aceh Tengah itu
Menurutnya bahkan ada Provinsi di Indonesia yang belum memiliki unit layanan Lab Kateterisasi, padahal unit tersebut dapat menjadi layanan unggulan kesehatan masyarakat
“Semua sangat tergantung pada visi pimpinan daerahnya, karena keberadaan unit layanan kateterisasi diperlukan di daerah berkenaan dengan penyakit jantung yang perlu penanganan segera,” kata Yamin
“Penyakit jantung itu tidak bisa menunggu, seperti umumnya penyakit lain, waktu maksimal penanganan penyakit jantung perlu 6 jam, sementara 2 jam pertama 50 persen otot jantung sudah mati, jadi perlu kecepatan,” imbuhnya
Lebih lanjut Yamin mengatakan kecepatan penanganan penyakit jantung sangat tergantung dengan jarak pelayanan, karena itu dengan hadirnya unit layanan Jantung bisa lebih banyak pasien dapat ditangani segera
jantungKeberadaan unit layanan Kateterisasi Jantung di Aceh Tengah, menurutnya akan terus mendapatkan pembinaan dan pengayoman dari RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia hingga benar-benar dapat beroperasional secara mandiri
“Kami dari RSCM dan Fakultas Kedokteran UI akan terus memberikan pembinaan, bahkan saat ini perawat-perawatnya ada yang sedang dilatih di RSCM,” kata Yamin
Sementara Bupati Nasaruddin menanggapi peluncuran unit layanan jantung tersebut sebagai bentuk kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan
“Kami juga baru mengetahui kalau unit layanan kateterisasi jantung di Aceh Tengah ini yang pertama di luar jawa, dan tidak pernah berfikir tentang itu,  karena fokus kita adalah memberikan pelayanan kesehatan, khususnya penyakit jantung yang selama ini dirasakan warga harus antri atau menunggu lama untuk ditangani,” demikian Nasaruddin.(MK)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *