by

Sertifikat Didong dan Kerawang Diarsipkan

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan sertifikat Didong dan sertifikat ‎Kerawang Gayo yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia kepada pejabat terkait
Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan sertifikat Didong dan sertifikat ‎Kerawang Gayo yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia kepada pejabat terkait

Takengen | Lintas Gayo – Didong dan Kerawang Gayo telah ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Kedua sertifikat atas anugerah tersebut diarsipkan atau disimpan di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Aceh Tengah

Secara simbolis kedua sertifikat diserahkan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin kepada Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah, Hamdan, rabu (2/12) di Gedung UMMI Pendopo Bupati setempat. Penyerahan turut disaksikan unsur pimpinan daerah, pimpinan organisasi wanita, tokoh masyarakat, seniman Didong, pelaku industri kerawang dan segenap pimpinan SKPK.

Kedua sertifikat sebelumnya diterima oleh Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin dari Gubernur Aceh yang diwakili Asisten III Setdaprov Aceh, Syahrul pada Sabtu (28/11) di Banda Aceh.

“Melalui sertifikat Didong dan Sertifikat Kerawang Gayo berarti kedua budaya ini sudah diakui sebagai warisan budaya negara yang asalnya dari Kabupaten Aceh Tengah,” ungkap Nasaruddin.

Didong dan Kerawang Gayo menjadi 2 dari 11 Warisan Budaya Takbenda yang diterima oleh Pemerintah Aceh kali ini.”Melalui penetapan Didong dan Kerawang Gayo diharapkan semakin meningkatkan upaya pelestarian kedua budaya ini, bahkan untuk kerawang dapat terus dikembangkan sehingga bernilai ekonomis bagi masyarakat,” demikian Nasaruddin.

Selain dua sertifikat asli yang diserahkan kepada Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan, Nasaruddin juga menyerahkan replika sertifikat Didong dan Kerawang Gayo kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga, Subhan Sahara, dan replika sertifikat Kerawang Gayo kepada Disperindag Aceh Tengah yang diterima oleh Asisten Adm Pembangunan, Amir Hamzah.

“Sertifikat asli nanti diarsipkan di wadah yang khusus pada Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah, sedangkan untuk replikanya nanti akan di pajang di instansi terkait,” demikian Nasaruddin.(**)

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News