Gubernur Aceh Berharap Pembahasan APBA 2015 Dipercepat

By on Friday, 9 January 2015

Banda Aceh | Lintas Gayo – Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah berharap pembahasan APBA 2015 tuntas sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan DPRA, bahkan kalau bisa lebih dipercepat, karena sampai saat ini, sebut Gubernur, hanya Aceh dan DKI Jakarta yang belum menyerahkan Rancangan APBA 2015. Zaini Abdullah juga meminta penyusunan Rencana Anggaran dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Kalaupun ada program aspirasi masyarakat melalui DPRA, agar diarahkan kepada program dan kegiatan yang merupakan kewenangan Pemerintah Aceh,” kata Doto Zaini pada acara Coffee Morning dengan pimpinan dan anggota DPRA dan tim TAPA di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (8/1/2014).

Jika usulan anggaran tersebut dialokasikan untuk kegiatan di luar kewenangan Pemerintah Aceh, jelas Gubernur, maka penganggarannya harus dalam bentuk hibah barang atau jasa.

“Dalam hal ini harus mengikuti mekanisme yang berlaku, yaitu evaluasi dan verifikasi oleh SKPA teknis, yang pelaksanaannya tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat,” kata Zaini Abdullah.

Gubernur juga menyebutkan, mulai tahun 2015 ini Pemerintah Pusat telah melarang alokasi terkait hibah barang dan jasa. Dasar ajuannya, ungkap Doto Zaini, adalah hasil evaluasi terhadap RAPBD Provinsi lain, di mana semua usulan tersebut ditolak oleh Pemerintah Pusat.

Terkait dana aspirasi Dewan, Doto Zaini mengaku gembira dan memberi apresiasi, karena menurutnya sudah mengarah pada kegiatan Infrastruktur yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“misalnya seperti jalan, perbaikan jembatan, waduk dan irigasi yang berskala besar, terutama rehabilitasi dan rekonstruksi Infrastruktur yang rusak akibat banjir,”tandasnya.

Atas nama Pemerintah Aceh, Gubernur Zaini Abdullah juga berharap, program kegiatan aspirasi masyarakat melalui DPRA dicukupkan sesuai dengan dana yang tersedia dan tidak mengganggu program yang telah disusun SKPA, agar indikator-indikator makro yang telah disepakati dalam RPJM 2012-2017 dapat tercapai.

“Sebagai Kepala Pemerintah Aceh, kami juga berharap dukungan DPRA agar rencana pengembangan dan pembangunan area Mesjid Raya Baiturrahman serta pembangunan jembatan Lamnyong dapat tertampung dalam APBA 2015,”pungkas dokter lulusan USU Medan itu.

Dalam kesempatan itu, Gubernur turut memberi apresiasi atas terlaksananya pertemuan Pimpinan DPRA dengan Ketua PA yang juga Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf di Pendopo Wagub, Blangpadang, Selasa (6/1) kemarin. Menurut Zaini, pertemuan tersebut banyak memberikan masukan kepada Pemerintah Aceh terkait percepatan pembahasan APBA 2015.

“Silaturrahim seperti ini merupakan langkah strategis dalam memulai kerja-kerja kita, dengan harapan tahun ini capaian dan kinerja kita bersama dapat lebih baik dari sebelumnya,” kata Zaini

Gubernur juga menekankan, pertemuan ini jgn diterjemahkan dalam konteks kompetitif namun harus dimaknai sebagai pertemuan untuk menyatukan persepsi antara eksekutif dan legislatif guna menyelaraskan konsep pembangunan Aceh.

Hadir pada acara tersebut, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar, Ketua DPRA Tgk Muharuddin, Wakil Ketua Sulaiman Abda, Irwan Djohan dan Dalimi, Para Ketua Komisi dan Fraksi serta anggota DPRA. Juga hadir Sekda Aceh Dermawan, para staf ahli Gubernur, asisten Sekda Aceh, kepala SKPA, para kepala Biro, dan sejumlah insan pers.[Rel]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.