by

Balai Telkomdik Aceh Garap Semi Dokumenter “Janyun”

Seorang Ibu sedang mengayunkan anaknya sambil mendendangkan syair berbahasa Gayo. (Foto: IB)
Seorang Ibu sedang mengayunkan anaknya sambil mendendangkan syair berbahasa Gayo. (Foto: IB)

Takengen|Lintas Gayo – Balai Telkomdik Aceh, sebuah lembaga unit teknis dinas pendidikan Provinsi Aceh, menggarap kompilasi film semi dokumenter bertajuk “Dodaidi” atau  seni suara dalam mengayun untuk menidurkan balita disejumlah daerah di Aceh.

Khusus garapan Dodaidi di Gayo, Telkomdik Aceh mengambil cerita tentang seni tradisi “Janyun”, yang dimainkan Khadijah, seorang pelaku seni asal Aceh Tengah.

“Sekarang kami di Aceh Tengah, sedang mencoba memunculkan salah satu ikon diwilayah Gayo, yaitu Jayun atau Dodaidi versi Gayo, yang kami yakini memberikan kekuatan tersendiri dalam memberikan motivasi pada anak, terutama dalam menempuh kehidupan mereka, baik kehidupan akhirat maupun kehidupan dunia dari bait-bait yang didendangkan,” ujar Zulkarnaini, kepala Balai Telkomdik Aceh.

Dikatakannya, berdasarkan survey yang sudah dilakukan, masing-masing daerah di Aceh memiliki khas seni dalam mengayunkan anak. Misalnya saja seni Dodaidi versi Aceh Besar, Aceh Berat, Aceh Selatan maupun Tamiang serta daerah di dataran tinggi Gayo, masing-masing memiliki ciri tersendiri.

“Akhir-akhir ini, sepertinya Dodaidi sudah tidak lagi dimanfaatkan oleh masyarakat Aceh secara umumnya, nah untuk itu kita coba merekam seni Janyun di Aceh Tengah, besok atau lusa kita akan mencari dikota-kota lain. Kami harapkan dapat tergambar, bagaimana seni Dodaidi di Aceh, diharapkan para siswa bisa mengenal budaya mereka, dan pada akhirnya mengetahui langsung Dodaidi di masing-masing Daerah,” Jelas Zul yang turut didampingi  Anwar M ISA, yang menangani pengembangan aplikasi media pembelajaran Telkomdik Aceh.

Selanjutnya, hasil syuting akan dijadikan paket video atau audio, untuk kemudian menjadi muatan lokal bagi para siswa, dan paket itu akan dikirimkan keseluruh sekolah di Aceh.

“kita juga tayangkan di situs kita, baik infomasi tulisan maupun audio streaming serta audio streaming tentang Dodaidi,” Ungkap Zul.
Ditambahkannya, dari jenis Dodaidi yang ada diseluruh Aceh, pihak Telkomdik Aceh akan membuat film kompilasi dalam bentuk feature untuk produk pembelajaran, sehingga anak didik bisa paham mengenai Dodaidi. Ditargetkan, Desember tahun ini kompilasi Dodaidi sudah selesai diproduksi.

Balai Telkomdik Aceh sendiri papar Zul, sebagai unit teknis dinas pendidikan Provinsi Aceh mengemban tugas dalam peningkatan mutu guru dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi), beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain pelatihan guru mengenai TIK, memproduksi berbagai macam bahan ajar baik dalam bentuk multimedia, ataupun berupa cetak dan elektronik maupun online. (LG 014)

Comments

comments