by

Bupati: “Masyarakat Tidak Perlu Resah”

Redelong| LintasGayo – Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani saat ditanyai media ini melalui SMS, meminta masyarakat Rikit Musara, agar tidak resah. “ Masyarakat tidak perlu resah,” sebut Ruslan.

Tapal Batas Dihancurkan Bener Meriah dan Aceh Utara Bergeser sekitar 3 Meter di Kampung Seni Antara (Foto: Mila/ Lintas Gayo)
Tapal Batas Dihancurkan Bener Meriah dan Aceh Utara Bergeser sekitar 3 Meter di Kampung Seni Antara (Foto: Mila/ Lintas Gayo)

Pernyataan itu disampaikan Ruslan, ketika ditanya Lintas Gayo, Rabu (30/04/2014) tentang status Desa Rikit Musara Kecamatan Bener Meriah dan sikap pemerintah terhadap keresahan masyarakat yang dibujuk oleh unsur Muspika Nisam Aceh Utara.
Menurut Ruslan, persoalan tapal batas antara Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara masih menjadi pembahasan di Provinsi (Pemerintah Aceh:red). Pihak Pemda Aceh Utara juga sudah diminta Ruslan agar menunggu keputusan akhir dari pemerintah Aceh.

“Persoalan tapal batas masih menjadi pembahasan di provinsi. Kita sudah komunikasikan ke pihak muspika Aceh Utara agar menunggu keputusan hasil akhir dari provinsi dan masyarakat agar tidak resah atas kedatangan unsur muspika dari aceh utara dan Alhamdulillah masyarakat sudah memaklumi apa yang kita sampaikan,” ujar bupati. (Ihfa)

Berita Terkait:

Pemerintah Aceh Sesalkan Pernyatakan Ketua DPRK BM

Bener Jege Ringkel-Ringkel!

Ketua DPRK: “Saya Akan Perjuangkan Sampai Mati”

Comments

comments

News