Yahoo Mail Minta Pengguna Ubah Password

By on Friday, 31 January 2014

San Francisco | Lintas Gayo – Yahoo memperingatkan para pengguna layanan emailnya pada Kamis (30/1) bahwa sejumlah peretas berhasil menyusup masuk ke sejumlah akun setelah berhasil mencuri beberapa password.

Perusahaan yang bermarkas di California , Amerika Serikat itu tidak mengungkap berapa banyak akun yang  password-nya berhasil dicuri para peretas. Yahoo meminta mereka yang merasa dirugikan untuk mengganti password-nya.

“Serangan terhadap sistem keamanan menjadi semakin sering terjadi,” kata Jay Rossiter, wakil presiden layanan mail Yahoo, dalam sebuah tulisan di blog resmi Yahoo.

“Kami menyesal ini terjadi dan ingin memastikan para pengguna kami akan lebih serius menangani data mereka,” imbuh dia.

Rossiter menjelaskan bahwa para peretas menggunakan program jahat yang dilengkapi dengan nama akun dan password email Yahoo yang berhasil mereka curi sebelumnya.

Baru-baru ini Yahoo mengungkapkan dugaan bahwa password-password itu dicuri dari pusat data pihak ketiga yang menjadi rekanan Yahoo.

“Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa para peretas berhasil mencuri password itu dari sistem milik Yahoo,” jelas Rossiter, tanpa mengungkap perusahaan yang berhasil dibobol peretas itu.

Yahoo juga mengatakan sedang bekerja dengan pemerintah AS untuk melacak kebocoran itu.

Penulis: Liberty Jemadu/BER

Sumber:AFP

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.