by

Dalam Kawah Gunung Berapi Ada Sebuah Desa

Aogashima Island (Foto: odditycentral)
Aogashima Island (Foto: odditycentral)

Tokyo | Lintas Gayo – Apakah Anda dapat membayangkan bagaimana tinggal bersama keluarga di sebuah kawasan indah dengan panorama alamnya, namun di kawah gunung berapi raksasa? Ya, inilah sebuah desa dimana Anda akan lupa dengan Starbucks atau kemewahan khas kota.

Sekitar 200 orang benar-benar menghuni pulau dimana terdapat gunung vulkanis di wilayah Aogashima, Jepang, berdiri di atasnya. Di kawasan ini hanya ada satu sekolah dan kantor pos. Aogashima, daerah bagian Izu Archipelago, yang terletak sekitar dua ratus mil sebelah selatan Tokyo. Pulau dengan 205 penduduknya ini masih berada di negara Jepang dan diatur oleh Tokyo.

Aogashima benar-benar merupakan gunung berapi di dalam gunung berapi. Pulau ini cukup terkenal karena memiliki kaldera vulkanik yang cukup besar. Hal ini menjadikan seluruh pulau ini daya tarik yang agak misterius. Sulit untuk percaya bahwa masih ada tempat-tempat seperti ini yang tersisa di dunia yang tak tersentuh oleh aktivitas hiruk pikuk manusia.

Seluruh penduduk Aogashima tinggal di sebagian kecil dari pulau. Di sinilah sebagian besar fasilitas berada, seperti toko dan helipad. Sementara itu, Anda jangan berharap ada restoran enak di kawasan ini. Tempat ini sangat cocok untuk beristirahat dan bersantai atau berjemur dan mencari ketenangan. Kegiatan yang populer dilakukan di pulau ini adalah scuba diving. Biasanya wisatawan juga ada yang mencoba hiking dan berkemah di dekat gunung berapi tersebut atau sekadar menghabiskan waktu dengan mengunjungi air panas yang berasal dari pegunungan.

Pilihan untuk mengunjungi kawasan ini hanya ada dua; menggunakan kapal dari pelabuhan atau helikopter. Jika Anda memang berencana mengunjungi pulau ini, lebih baik cari tahu soal gunung tersebut terlebih dahulu. Letusan besar terakhir sudah terjadi sekitar lebih dari 200 tahun lalu. Sebanyak 140 orang dilaporkan telah meninggal dunia pada insiden saat itu. Dan, untuk jangka waktu yang lama, gunung berapi tersebut belum mengeluarkan tanda-tanda aktif atau berbahaya lagi. (okezone)

Comments

comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News