Tuesday, 3 May 2016

Kuliah Broadcasting itu Keren Lho…

TIDAK salah untuk memilih jurusan kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan tekhnik. Tapi coba kini dipikirkan mau sampai hanya jurusan itu-itu saja yang terbenak dipikiran kita, apa pengetahuan kita masih minim, padahal masih banyak jurusan yang bagus dan berpeluang mendapatkan pekerjaan. Sampai kapan kita seperti itu yang ada kita akan ketinggalan di dunia Globalisasi Informasi dan Kreatifitas.

Broadcasting merupakan salah satu dari Ilmu Komunikasi, tetapi di Broadcasting lebih di tekankan untuk penyiaran Televisi dan Radio. Dari SMA saya senang yang namanya dunia jurnalistik, karena menjadi seorang Jurnalis itu keren, menantang, deg-degan, penuh petualang, dan menggenggam dunia.

Setalah tamat dari SMA saya bertekad untuk kuliah yang berhubungan dengan Ilmu Komunikasi, kebetulan kakak saya kuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Dia memberi masukan kepada sebaiknya saya kuliah di Bina Sarana Informatika (BSI)  yang siap kerja. Saya langsung terbang ke Jakarta untuk meraih impian dan cita-cita menjadi seorang broadcaster dengan dukungan penuh oleh orang tua dan kakak-kakak.

Sesampai di Jakarta lalu dia memberi penjelasan serta brosur BSI kepada saya. BSI merupakan perguruan Tinggi swasta kampusnya ada dimana-mana sehingga mahasiswa memilih kampus yang lebih dekat dari tempat tinggalnya. Selain itu BSI mampu untuk terjun langsung ke lapangan kerja yang luas, biaya kuliah yang relatif murah.

BSI yang berbentuk akademik memliki 6 Akademi salah satunya Akademi Komunikasi (akom) yang mempunyai 3 Jurusan yaitu Public Relation (Kehumasan), Broadcasting (Penyiaran), Advertising (Periklanan). Tanpa Berpikir panjang saya memilih jurusan Broadcasting. Kampus BSI 45  terletak di Jalan Salemba Tengah No.45, Jakarta Pusat.

Awal perkuliahan  saya yang masih buta dengan semua mata kuliah di semester 1, seperti Announching, photografi, Pengantar Dunia Penyiaran, Pengantar Ilmu Komunikasi. ilmu Announching pada intinya ilmu terapan tentang bagaimana cara berbicara kepada publik dengan benar dan jelas, bagaimana seorang presenter ketika  kejar deadline berlari-lari agar nafasnya tidak tergganggu dan dapat diliput oleh kameramen dengan maksimal.

Photografi, bagaimana belajar teknik memotert. Dunia Penyiaran belajar apa-apa saja yang ada pada radio dan televisi, mengenal perlengkapan dan alat-alat studio radio dan televise. Kerja dibelakang layar menjadi kameramen, Floor Director, Program Director, Switcerman, Audioman, Editor, Spesial Effect Artist, serta Ilmu komunikasi bagaimana sesungguhnya komunikasi di media itu.

Broadcasting BSI banyak bekerjasama dengan FFTV IKJ karena sebagian Dosen IKJ juga mengajar di Broadcasting BSI. Di perkuliahan broadcasting jarang yang namanya teori sehingga kebanyakan belajar langsung praktek lapangan seperti mendatangi Radio terkemuka Prambos Fm, Kiss Fm, Trans TV, Metro TV, SCTV, Karnos Film dan paling menyenangkan kita belajar tidak pernah per individu tetapi perkelompok, sehingga mahasiswa broadcasting itu harus lincah, banyak bergerak, suka jalan-jalan, kompak, tidak boleh mengeluh, mampu bergaul dan berkomunikasi dengan siapapun. Sehingga dengan mudah mahasiswa sudah terbiasa mengenal dunia penyiaran itu.

Selain itu mengapa saya memilih broadcasting karena jurusan ini anti yang namanya matematika, jadi kalau ada seseorang yang dari awal tidak suka pelajaran matematika, segeralah masuk Jurusan Broadcasting. UTS dan UAS nya pun rata-rata membuat karya bukan bukan berbentuk ujian. Kini berjalannya waktu saya memasuki semester 2,  yang sebelumnya saya sudah banyak memperoleh pengalaman dan pelajaran di bidang radio dan pertelevisian bagaimana kerja di balik layar. Di semester 2 ini saya memasuki mata kuliah penulisan naskah, manajemen produksi, videografi dan tata cahaya, perencanaan program radio  dan televisi, serta etika profesi penyiaran.

Dengan mata kuliah sedemikian rupa, saat ini saya belajar bagaimana buat FTV (Film Televisi), menentukan anggaran, etika penyiaran yang terkait dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), membuat desain produksi, cara menjadi produser,videografi dan tata cahaya di televisi. Serunya kuliah di broadcasting banyak pengalaman, aktif, energi, berkarya tanpa henti. Semoga kelak saya bisa menjadi Broadcaster yang handal. Kuliah di broadcsating itu Keren Lho.(Shashalita Larashati)